Januari 31, 2012

Gigi yang Sehat Dapat Kurangi Risiko Radang Paru-paru

London, Banyak orang mengira malas gosok gigi hanya menyebabkan gusi berdarah atau gigi berlubang. Padahal tak cuma itu, gigi yang tidak terawat dengan baik juga bisa memberikan dampak buruk pada organ lain antara lain memicu radang paru-paru.

Dilihat dari letaknya, posisi gigi memang agak jauh dengan paru-paru sehingga orang awam mungkin agak sulit memahami jika keduanya saling berhubungan. Masih lebih dekat jika kesehatan gigi dan mulut dihubungkan dengan risiko migrain dan sakit kepala.

Namun sebuah penelitian di Yale University menunjukkan, risiko pneumonia atau radang paru-paru cenderung meningkat ketika kesehatan gigi dan mulut tidak terjaga dengan baik. Hal ini menunjukkan, kesehatan gigi dan mulut bisa memberikan efek sistemik bagi organ lain.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap 37 pasien rumah sakit di Inggris, populasi bakteri di gigi lebih banyak ditemukan pada pasien yang menderita pneumonia. Artinya risiko pneumonia berbanding lurus dengan banyaknya bakteri yang menunjukkan tingkat kebersihan gigi pasien.

"Temuan kami ini bisa membantu upaya pencegahan pneumonia di masa yang akan datang, yakni dengan selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut," kata Dr Samit Joshi yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (29/12/2011).

Temuan ini dibenarkan oleh sebuah yayasan peduli kesehatan gigi di Inggris, British Dental Health Foundation. Menurut yayasan ini, penelitian ini bukanlah yang pertama kali membuktikan hubungan antara kebersihan gigi dengan kesehatan organ lain khususnya paru-paru.

Dr Nigel Carter, salah seorang pimpinan yayasan mengatakan bahwa bakteri di gigi bisa terhirup masuk ke paru-paru bersama dengan droplet atau bercak-bercak dahak. Dr Carter merekomendasikan, idealnya orang menggosok gigi setidaknya 2 kali sehari masing-masing selama 2 menit.

Sumber: detikhealth.com

Januari 16, 2012

Alternatif Lain Pengganti Benang Gigi


Bagian sela-sela gigi merupakan bagian yang sangat sulit untuk dibersihkan dengan sikat gigi. Bagaimanapun desain bulu sikat gigi, tetap tidak akan dapat menggantikan fungsi benang gigi atau dental floss. Kini Phillips memperkenalkan suatu alat yang diklaim dapat menggantikan fungsi benang gigi namun dengan penggunaan yang jauh lebih mudah.

Diperkenalkan pada event International Dental Show 2011 di Cologne, Jerman, alat ini diberi nama dagang Sonicare Airfloss. Dikatakan bahwa alat ini dapat membersihkan plak sampai 99% dibandingkan dengan hanya menyikat gigi saja.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Phillips, diketahui bahwa alat ini dapat menghilangkan plak sampai 99% lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan sikat gigi saja dan pasien merasakan penggunaan Sonicare Airfloss ini jauh lebih mudah daripada menggunakan benang gigi. Pasien juga mengatakan bahwa penggunaan alat ini lebih cepat dan lebih tidak sakit dibandingkan dengan menggunakan benang gigi.

Alat ini bekerja dengan cara menyemburkan angin dan percikan air secara cepat ke daerah sela-sela gigi dan memaksa lapisan plak untuk keluar. Dengan cara kerjanya ini, maka Sonicare Airfloss dimasukkan ke dalam kategori baru sebagai alat penjaga kebersihan mulut.


Cukup menarik memang. Namun, tidak ada salahnya untuk dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas alat ini dibandingkan dengan penggunaan benang gigi dalam membersihkan plak.


Sumber : gigisehatbadansehat.blogspot.com/

Valplast, Gigi Tiruan Yang lentur

Valplast adalah Nylon Thermoplastic yang lebih tipis dan lebih translucen dari pada gigi palsu biasa. Pasien lebih menyukai karena nyaman dan bebas metal/logam. Valplast flexibel yang tetap kuat tidak bisa patah. Valplast sangat baik dalam estetika, tidak menggunakan kawat retensi tetapi perlekatan dalam rongga mulut sangat baik. Valplast sebaiknya tidak di gunakan pada Free end unilateral atau bilateral karena akan tidak stabil. Untuk pasien dengan oral hygiene yang buruk akan menyebabkan valplast menjadi berubah warna pada plat.

Kekurangannya adalah pada gigi anterior harus menggunakan sayap labial sehingga dapat mengurangi estetika.

Keuntungan Valplast:
1. Nyaman, ringan, tipis dan flexibel
2. Menunjang estetika dan biokompatibel
3. Tidak perlu preparasi gigi dan jaringan
4. Lebih tahan lama dari pada akrilik

Indikasi Valplast:
1. Semua Klasifikasi denture kecuali yang free end
2. Pasien yang sensitif terhadap metal

Kontraindikasi:
1. Gigi semua goyang
2. Hanya terdapat 1 gigi asli

Insersi Valplast:
Sediakan air panas dalam gelas, sebelum insersi valplast direndam beberapa menit. Hal ini akan menambah flexibilitas dan adaptasi pasien terhadap valplast. Menambah kenyamanan pasien dan mudah di pasang.

Januari 12, 2012

Gigi Tak Rata Bukan Sekadar Soal Estetika



Masalah maloklusi atau kelainan bentuk rahang dan susunan gigi, seperti gigi menonjol ke depan (tonggos) atau pun cameuh (rahang bawah menonjol ke depan), sesungguhnya bukan sekadar masalah estetika semata.

Menurut drg.Amilia Jeni Susanto, gigi yang tidak rata atau maloklusi dapat menyebabkan tiga masalah cukup serius bagi pasien. Problem pertama yakni masalah yang berhubungan dengan psikososial yang berhubungan dengan estetika dan bisa menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri.

Kedua adalah masalah yang berkaitan dengan fungsi oral (mulut), termasuk kesulitan dalam pergerakan rahang atau tidak adanya koordinasi otot atau rasa sakit, gangguan sendi rahang, masalah pengunyahan, penelanan makanan, serta fungsi bicara. Sedangkan yang terakhir adalah kerentanan yang lebih besar terhadap trauma atau penyakit periodontal.

Dipaparkan oleh Amilia, maloklusi sebagian besar disebabkan karena faktor keturunan, namun juga bisa diakibatkan oleh kekurangan gizi yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan rahang.  Tindakan meratakan gigi (ortodonti) untuk mengatasi maloklusi menurut Amilia sebaiknya dilakukan sebelum seorang remaja memasuki usia pubertal growth spurt (PGS) atau masa percepatan pertumbuhan di mana pertumbuhan tulangnya sudah berhenti.

"Keuntungan dari tindakan ortodonti sebelum pubertas adalah bisa dilakukan tanpa pencabutan gigi. Pada umumnya masa PGS pada remaja adalah usia 16 tahun," paparnya seusai meraih gelar doktor di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (10/1/12).

Amilia menambahkan, modifikasi ortodonti yang dilakukan pada remaja biasanya adalah penggunaan alat-alat ortopedi untuk memperbaiki kelainan rahang.  "Sebaiknya anak usia 7 tahun dibawa ke dokter gigi untuk dilihat apakah mereka mengalami kelainan rahang atau tidak. Jika masalahnya adalah gigi yang tidak rata perawatannya bisa ditunda namun jika maloklusi sebaiknya dilakukan sebelum pubertas," paparnya.

Menurut hasil sebuah survei yang dilakukan Departemen Kesehatan, prevalensi maloklusi di Indonesia sangat tinggi, yakni mencapai 80 persen dari jumlah penduduk.

Sumber: Kompas.com

Januari 11, 2012

Manfaat Berciuman Untuk Kesehatan Gigi

Berciuman bisa menularkan penyakit, namun ada pula manfaatnya. Banyak penelitian membuktikan bahwa berciuman memiliki efek yang baik pada kesehatan. Tidak hanya menghilangkan stres dan membakar kalori, ciuman juga dipercaya dapat mencegah kerusakan gigi, termasuk gigi berlubang.

Apakah ini benar? Meskipun menyikat gigi secara teratur adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi, beberapa studi juga menemukan bahwa berciuman sebenarnya baik untuk kesehatan, khususnya kesehatan gigi, seperti dilansir cosmeticdentistryguide.

Kuncinya ditemukan di air liur. Air liur adalah pelindung alami. Ketika sekresi dan kontak dengan gigi, air liur akan menetralisir asam yang akan terbentuk dari partikel makanan di mulut dan di antara gigi. Asam ini berpotensi membahayakan (enamel) email gigi. Air liur juga mengandung senyawa yang membunuh bakteri di mulut. Bakteri yang tertinggal di gigi akan merusak enamel gigi dan menyebabkan gigi berlubang.

Selain itu, air liur juga kaya akan kalsium dan fosfat. Kalsium adalah bahan utama pembentuk gigi. Kombinasi kalsium dan fosfat dalam air liur akan membangun kembali celah kecil di mana enamel gigi mungkin telah memudar.

Untuk menjaga produksi dan sirkulasi air liur tetap konstan, Anda perlu menjaga mulut tetap aktif. Berbicara dan makan adalah salah satu cara untuk melakukannya. Jika Anda sering berbicara dan makan, Anda mungkin tidak memiliki napas buruk, asalkan mulut tetap sehat.

Cara lain untuk menghilangkan sejumlah besar air liur adalah dengan berciuman. Ketika Anda berciuman, gerakan lidah akan menyebabkan sekresi air liur hingga satu sendok teh untuk ciuman setiap menitnya.

Air liur akan bekerja untuk menjaga gigi dalam kondisi baik, mencegah gigi berlubang dan kerusakan gigi. Tapi ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu dua pasangan yang berciuman harus menjaga kebersihan mulut yang baik. Karena selama mencium, pasangan bertukar air liur. Jika seseorang memiliki bakteri dalam mulut, maka mereka akan bertukar ke pasangan mereka.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan